Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

Kualitas Pasir

Pada setiap 1 ton semen minimal membutuhkan 4 ton pasir, sayangnya sebagian besar dari pasir itu berkualitas jelek, sehingga hasil bangunannya akan berkualitas rendah pula, berikut beberapa tips untuk mengenali pasir berkualitas baik dan pasir jelek. Beton 0.07mm to 5mm Plester, Pasangan Bata, Floor Screed < 2.4mm Keramik, Thinbed < 0.3mm Acian < 0.07mm Kebutuhan air pada Pasir-Semen Sebagian besar masalah seperti retak atau lepas pada pasangan bata, plester atau screed lantai berasal dari pasir berkualitas buruk. Pasir berukuran sama atau bentuk pipih datar atau pasir permukaan halus akan membutuhkan lebih banyak air dan lebih banyak semen. Kebutuhan air yang tinggi akan menghasilkan air bebas dalam campuran yang akan mengurangi kekuatan dan meningkatkan retak susut. Bentuk Bentuk partikel pasir yang baik adalah bulat bersudut/bulat kasar. Ia mempunyai bentuk sudut-sudut kasar disekelilingnya sehingga membentuk struktur yang

Keramik Lantai

Popping!  Retak!  Nat Hilang! Keramik Lantai merupakan hasil akhir lantai paling populer di Indonesia.  Ada banyak jenis keramik tersedia dengan kualitas yang baik. Namun banyak kegagalan berasal karena metode aplikasi yang salah.   Aplikasi Keramik Baik dan Tahan Lama Keramik diatas Beton Hasil aplikasi terbaik setelah pekerjaan lantai beton selesai dengan hasil yang rata yaitu pemasangan keramik menggunakan “Lem Keramik Mortar”.  Metode ini lebih mahal dari biasanya akan tetapi keramik tidak mudah untuk lepas. Apabila permukaan beton tidak rata sebaiknya aplikasikan lagi adukan  tipis sebelum aplikasi keramik.  Metode ini bisa juga menggunakan produk  campuran semen - pasir ( 1 : 3 ) ditambah aditif pembantu semen untuk membantu merekatkan pada beton.  Lem keramik diaplikasikan dengan ketebalan 3-5 mm dengan roskam trowel. Keramik dapat langsung direkatkan diatas lem keramik tanpa harus diolesi terlebih dahulu belakang keramiknya dengan adukan. Setelah itu dengan di pukul perlahan me